Lima Trik Untuk Ibu Bekerja Agar Bisa Menyanyikan Menu Sehat Keluarga Setiap Hari


Ketika memutuskan untuk membuka kios beberapa waktu yang lalu, aku jadi memiliki jadwal untuk keluar dan diluar rumah setiap harinya layaknya ibu bekerja. Jika sebelumnya mudah-mudah saja menyiapkan menu untuk keluarga terutama untuk dua balita yang lumayan picky eater, kini aku harus memutar otak supaya kebutuhan pangan keluarga tidak keteteran. Pilihan untuk membeli makanan jadi menjadi alternatif pertama. Namun ternyata meski banyak pilihan makanan jadi baik itu sayur maupun lauknya, ada rasa bosan dan tidak puas ketika menyajikan makanan. Dirasa-rasa anggarannya juga meluber kemana-mana karena saat beli menu yang seharusnya cuma sayur dan lauk jadi merembet ke cemilan-cemilan. Oke, mari kita ganti strategi.

Urusan makanan sebenarnya menu pilihan keluarga terutama balita bukanlah menu yang ribet. Meski pilih-pilih tapi tetap  menu makanan yang sehat dan murah. Jadi untuk strategi urusan menu keluarga, inilah 5 trik yang aku lakukan.

  1. Membuat daftar menu sayur dan lauk yang diminati keluarga.
  2. Membuat jadwal menu selama seminggu. Asal pintar memadu padankan lauk dan sayur, menu masakan dijamin tidak akan membosankan.
  3. Berbelanja sayur dan lauk pokok seminggu sekali jika memungkinkan. Jika ada bahan segar yang harus dibeli mendadak, bisa pesan ada tukang sayur keliling.
  4. Memotong-motong sayur dan lauk dalam ukuran yang mudah disimpan dan siap pakai. Kebetulan aku punya wadah penyimpanan transparan yang memudahkan untuk menyimpan dan megambil bahan masakan.
  5. Membuat stok sayur dan lauk yang bisa dimasak seminggu sekali lalu menyimpannya di freezer menjadi makanan beku. Saat akan dihidangkan, makanan beku ini cukup dihangatkan, digoreng atau ditambah bahan semisal santan saja.

Dengan 5 trik untuk  ibu bekerja agar bisa menyanyikan menu sehat keluarga setiap hari diatas, aku tetap harus meluangkan waktu untuk berkutat di dapur. Namun jika dihitung-hitung, lamanya memasak jadi lebih singkat dibanding waktu untuk mengantri di rumah makan. Tidak harus repot keluar rumah juga. Anggaran pun jadi lebih hemat dan terkontrol.  Jika anggaran untuk menu makanan bisa dihemat, lumayan dong bisa buat beli tambah peralatan dapur, hehe.

10 Komentar

  1. Aku jaman masih kerja dulu, juga bikin menu seminggu. Bahkan belanja sayurannya juga gitu, meski sayur tertentu. Trus malamnya racik-racik menu untuk paginya, jadi nggak rempong kalo pagi mau nyiapin sarapan plus bekal maksi suami dan anak-anak

    BalasHapus
  2. Wah mantab nih. Bisa nih dipraktekkan ke-5 tips nya. Trmksh y mba..

    BalasHapus
  3. Point' no.4 itu bener-bener sangat membantu mengirit waktu saat memasak. Kalo bahan sudah diracik (sayuran udah dipotongi, bumbu-bumbu udah diulek), proses memasak jadi cepat banget. Tinggal cemplang cemplung, icip, selesai.

    BalasHapus
  4. Praktis banget tips-tipsnya. Ibu bekerja pun jadi tenang, karena asupan makanan keluarga tetap bernutrisi.

    BalasHapus
  5. Aku masih angot-angotan Mbak bikin daftar menu seminggu. Apalagi masih serumah sama bapak ibu. Aku banyak manut saja. Mereka maunya dimasakin apa. Hanya saja stok sayur dan lauk harus sedia di kulkas. Biasanya kalau malam aku sudah ancang2 mau masak apa esok harinya kemudian tetek bengeknya aku siapkan sekaligus malam itu. Jadi, paginya tinggal cemplung2, biar nggak kelamaan masak.

    BalasHapus
  6. Benar banget mba, masak sendiri lebih hemat dan lebih sehat untuk keluarga ya daripada beli dan jajan di luar

    BalasHapus
  7. Ah, aku keinget nih mba dulu waktu kuliah praktikumnya diminta bikin menu makan selama seminggu. Pusing banget rasanya biar ngga ada menu yg berulang hihihi. Nice tips nih mba

    BalasHapus
  8. Bisa dicoba nih, tapi bocah dirumah suka ngedadak kalau pengen dimasakin. Malah sering udah dibelanjain, eh ... Tiba-tiba mau dimasakin yang lain

    BalasHapus
  9. walaupun ibu sibuk tapi tetap wajib ya mba menyediakan menu sehat. dan akupun begitu. sebelum ke kantor pasti masak dulu buat bekal anak sekolah dan bekal aku sendiri. tapi mang perlu banget menu sayur dan buahnya

    BalasHapus
  10. Wah, istri saya perlu baca ini ya

    BalasHapus